Postingan

ARTIKEL PROJEK KEMUHAMMADIYAHAN DAN KEAISYIYAHAN

KOTA GEDE CUP: SINERGI OLAHRAGA, KEMANUSIAAN, DAN EKONOMI LOKAL  Semangat Pengkaderan Melalui Olahraga Kota Gede Cup merupakan kompetisi sepak bola tahunan yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Gede. Turnamen ini telah berlangsung secara konsisten selama tiga tahun dan menjadi salah satu agenda strategis dalam proses pengkaderan pemuda Muhammadiyah melalui pendekatan olahraga. Pada awalnya, Kota Gede Cup dirancang sebagai sarana untuk menjaring kader-kader baru yang nantinya dapat berproses dan berkontribusi di tingkat pimpinan cabang. Olahraga dipilih sebagai medium karena memiliki daya tarik luas, mampu membangun kebersamaan, serta menumbuhkan nilai sportivitas dan solidaritas. Pada penyelenggaraan tahun ini, antusiasme peserta terlihat meningkat dengan keterlibatan 13 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Kota Gede. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan kompetisi yang sehat, tetapi juga melahirkan kader-kader baru yang mulai aktif di b...

PERAN MAYORITAS MASYARAKAT ISLAM DALAM TOLERANSI BERAGAMA

 UNIVERSITAS 'AISYIYAH YOGYAKARTA TEKNOLOGI INFORMASI Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman, baik dari segi suku, budaya, bahasa, maupun agama. Indonesia menjadi negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, di mana sekitar 87% penduduknya menganut agama Islam. Dalam konteks ini, peran masyarakat Muslim sebagai mayoritas menjadi sangat krusial dalam menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama. Artikel ini akan mengulas bagaimana masyarakat Islam berperan aktif dalam membangun dan memelihara toleransi beragama di Indonesia.  LANDASAN TEOLOGIS TOLERANSI DALAM ISLAM  Islam memiliki landasan teologis yang kuat dalam mengajarkan toleransi. Al-Quran secara eksplisit menyatakan "Tidak ada paksaan dalam beragama" (QS. Al-Baqarah: 256) dan "Bagimu agamamu, bagiku agamaku" (QS. Al-Kafirun: 6). Prinsip-prinsip ini menjadi fondasi bagi masyarakat Muslim dalam membangun hubungan dengan pemeluk agama lain.  MANIFESTASI PERAN MASYARAKAT MUSLIM  1. Dialo...

KETERLIBATAN UNISA TERKAIT ISU PENGELOLAAN SAMPAH YANG TERUS MENINGKAT

    M enurut data dari Bappeda Provinsi DIY, volume produksi sampah terus meningkat dari 2019 sebesar 644,69 ton per hari hingga 2023 sebesar 1.231,55 ton per hari. Peningkatan volume produksi ini sayang sekali tidak dibarengi dengan peningkatan pengelolaan persampahan regional yang hanya sebesar 740 ton per hari.      Peningkatan produksi sampah yang terus meningkat tentunya membuat daerah Yogyakarta menjadi tercemar, karna daerah yang digadang-gadang sebagai daerah istimewa ini nyatanya juga mengalami isu terkait sampah.     Universitas Aisyah Yogyakarta (UNISA) , sebagai bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat, UNISA membuat sebuah gerakan untuk mendorong mahasiswanya untuk membuang sampah botol plastik pada tempat yang telah disediakan. Botol plastik tersebut nantinya akan digunakan untuk membuat karya Ecobrick.      Universitas Aisyah Yogyakarta (UNISA), berkomitmen untuk implementasi green campus, kembali meraih rekor Museu...