KETERLIBATAN UNISA TERKAIT ISU PENGELOLAAN SAMPAH YANG TERUS MENINGKAT
Menurut data dari Bappeda Provinsi DIY, volume produksi sampah terus meningkat dari 2019 sebesar 644,69 ton per hari hingga 2023 sebesar 1.231,55 ton per hari. Peningkatan volume produksi ini sayang sekali tidak dibarengi dengan peningkatan pengelolaan persampahan regional yang hanya sebesar 740 ton per hari.
Peningkatan produksi sampah yang terus meningkat tentunya membuat daerah Yogyakarta menjadi tercemar, karna daerah yang digadang-gadang sebagai daerah istimewa ini nyatanya juga mengalami isu terkait sampah.
Universitas Aisyah Yogyakarta (UNISA), sebagai bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat, UNISA membuat sebuah gerakan untuk mendorong mahasiswanya untuk membuang sampah botol plastik pada tempat yang telah disediakan. Botol plastik tersebut nantinya akan digunakan untuk membuat karya Ecobrick.
Universitas Aisyah Yogyakarta (UNISA), berkomitmen untuk implementasi green campus, kembali meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), bersama 2300 mahasiswa baru dalam kegiatan Masa Ta'aruf (MATAF) Tahun 2022, berhasil memecahkan rekor pembuatan Ecobrick sebanyak 1917 dan makara berbentuk Unisa, dihalaman kampus terpadu Unisa Yogyakarta
Hal ini tentunya diharapkan dapat menjadi batu lompatan kecil untuk mengurangi sampah plastik terbuang sia-sia yang nantinya hanya akan membuat TPA mengalami peningkatan sampah yang melebihi kuota yang dapat ditampung.
Komentar
Posting Komentar